Analysis: Strategi “Unusual” GIGABYTE Marines Ketika Menang Melawan Fnatic

Dalam pertandingan GIGABYTE Marines vs Fnatic kemarin, tersaji pertarungan yang seru dan tidak biasa. Tidak hanya strategi yang sangat aneh dan unik dari GIGABYTE Marines namun keputusan mengambil Ignite dan Heal pada Support secara bersamaan memberikan kemenangan GIGABYTE Marines pertama di Worlds 2017.

Mengapa? Apa saja yang perlu dilakukan?? Lalu bagaimana cara mengeksekusi strategi ini??

Berikut ini analisis lengkap dari strategi GIGABYTE Marines saat melawan Fnatic.

 

1. Melakukan Swapping Lane Top dan Bottom


Why: Pertanyaan yang kita ajukan pertama kali adalah mengapa. Mengapa di meta 7.19 ini GIGABYTE Marines melakukan strategi swap lane. Alasannya adalah Minh “Archie” Nhựt Trần merupakan salah satu titik lemah yang dapat dieksplotasi oleh lawan ketika melawan GAM. Di grup B, Archie harus melawan sOAZ, Flame dan Khan yang notabene sangat kuat dan powerful di lane. Ini dapat menjadikan pertandingan sangat berat dan menyulitkan GIGABYTE Marines.

How: Strategi ini dapat bekerja dengan sangat baik karena kemampuan defense dari turret top yang sangat sulit dihancurkan di early game. Penambahan damage reduction di early game ini membuat semua tim tidak berpikiran untuk melakukan swap lane. GAM mampu mengatur strateginya sangat baik dengan cara mengambil Tristana dan Lulu yang dapat menghancurkan turret sangat cepat.

Kemudian, Archie mengambil Galio yang memiliki waveclear sangat cepat dan kuat (Colossal Smash dan Winds of War) beserta melakukan pick Nocturne. Mereka berdua mampu melakukan clear Jungle sangat cepat dan mencapai Bot lane di level 4 serta menahan tower Bottom tetap utuh.

Execution: Fnatic menjawab swap lane ini dengan melakukan early 4 man dive ke Bottom Lane. Namun, dengan Teleport dari GAM Optimus berhasil menahan turret walaupun harus kehilangan Archie. Dengan early game ini, Fnatic gagal menghancurkan turret dan kehilangan banyak summoner spells.

The Result: Fnatic yang mampu membunuh Archie gagal menghancurkan turret. Selain mendapatkan bantuan dari GAM Optimus dan Levi, Archie juga melakukan Teleport untuk kembali ke Bottom lane. Sedangkan di Top lane, Nguyễn “NoWay” Vũ Long hampir tidak tersentuh dan dapat melakukan farming dengan sangat baik.

 

2. Lulu dengan Ignite dan Heal


Why: Lulu memiliki burst yang sangat kuat di early game terutama ketika mengambil Thunderlord’s Decree sebagai Mastery. Ditambah dengan Ignite, Lulu bersama Tristana dapat menghukum melee dan tank Top lane yang ingin menahan turret.

How: Strategi ini akan berjalan dengan sukses apabila sOAZ melakukan Teleport untuk dive ke Bottom lane.  Scenario ini berhasil dijalankan dan sOAZ harus berjalan menuju Top lane. Kesempatan untuk membunuh sOAZ dapat berhasil jika dia berusaha melakukan clear waves. Hal inipun terjadi.

Ketika sOAZ telah sampai di Top lane, NoWay dan Supportnya Phùng “Nevan” Thiện Nhân telah mencapai level 4 dan memiliki keuntungan Spell dan stats lebih baik yang menghasilkan free kills bagi GAM.

The Result: Strategi ini adalah bencana bagi sOAZ . Selain harus mati sia-sia di Top lane yang membuatnya tidak dapat kembali ke Top lane. Kemudian, ketika sOAZ berusaha rotate ke Bottom lane dan membantu ganking hanya berakhir dengan kematian kedua bagi dirinya.

 

3. Free Farming dan Experience bagi Levi


levi

“Meskipun mereka berpikir strategi ini sangat berbahaya dan gegabah. Tapi strategi ini sangat sempurna bagi kami.” Levi

Why: Sebagai sang superstar Jungler GIGABYTE Marines, Đỗ “Levi” Duy Khánh adalah seorang playmaker bagi timnya. Kelebihan dari drafting GIGABYTE Marines adalah Levi mampu membuat build damage untuk melakukan dive ke backline Fnatic dengan keuntungan gold dan experience serta adanya bantuan Galio dan Lulu membuat Nocturne milik Levi lebih safe.

Execution:  Dengan full clear di early game, Levi mampu mencapai level 4 sebelum creeps menuju turret di Bottom lane. Fnatic berusaha beradaptasi dengan melakukan diving Turret tapi Levi berhasil selamat dan mendapatkan experience yang sangat banyak. Sesudah itu, dia recall dan sekali lagi melakukan full clear dan menuju Bottom lane. Sesampainya di Bottom lane, Levi sudah mencapai level 6 dan berhasil membunuh 3 pemain Fnatic dalam pertarungan 4 vs 2 di Bottom lane.

 

4. Kesimpulan: Drafting dan eksekusi game dari GIGABYTE Marines sangatlah


sempurna. Tidak hanya berhasil menyembunyikan kelemahan dari Archie tetapi juga mampu mengontrol dan tidak memberikan Rekkles untuk berkembang hingga di akhir teamfight.

Dengan bermain game yang sangat cepat sekitar 24 menit, GAM tidak memberikan kesempatan bagi Fnatic untuk mencapai power spike mereka. Hampir tidak mungkin bagi Fnatic untuk mengejar ketertinggalan tanpa adanya kesalahan-kesalahan yang dibuat oleh pemain GAM.

Split pushing yang sangat kuat serta adanya dua Teleport dari Optimus dan Archie serta Paranoia dari Levi, GAM mampu mengontrol hampir setengah area dari Fnatic. Tristana yang sudah mencapai power spike memudahkan NoWay mendapatkan Quadrakills pertamanya di Worlds 2017.

 

Login
Loading...
Sign Up

New membership are not allowed.

Loading...